WAKTU, CINTA DAN PERJALANAN
sudut kota kembali di guyur hujan melahirkan suasana yang selalu sendu , angin bermain dengan daun hingga membawa nya menjauhi tangisan semesta , di kursi tua ini aku menikmati rintik sendu dengan lantunan irama musik jazz tahun 90 an tak lupa secangkir kopi beserta lintingan daun tembakau petani lokal yang menemani kala ini, dalam lamunan ini ku coba menerka nerka makna kehidupan,percintaan dan juga kematian, kata nya cinta melahirkan kehidupan namun juga cinta bisa melahirkan kematian
ku tak tahu apakah cinta yang ku miliki kali ini mambawa kepada kehidupan atau justu membawa ke dalam kematian terlebih dahulu, aku selalu percaya bahwa mencintai itu bisa membawa perdamaian entah hati, fikiran atau pun dalam kematian itu sendiri
di usia sekarang persoalan yang selalu berputar putar dalam ingatan selalu tentang percintaan, yahh memang di usia remaja cinta selalu menjadi persoalan utama di sisilain cinta juga menjadi solusi setiap permasalahan
cinta juga menyatukan awal manusia pertama sampai juga manusia terakhir nanti, cinta juga tidak menyeluruh kepada pasangan melainkan juga mencangkup keluarga,sesama manusia bahkan terhadap tuhan itu sendiri
karena aku pernah mendengar kalimat dari mbah tedjo
'' KAMU BISA HIDUP TANPA MAKAN DAN MINUM , NAMUN KAMU TIDAK AKAN BISA HIDUP TANPA ADANYA HARAPAN DAN CINTA ''
kalimat itu yang selalu terlintas apabila aku tidak percaya bahwa diriku di cintai seseorang LAGI ,manusia terkadang selalu memikirkan untuk di cintai namun ada satu hal yang selalu tidak di sadari yaitu mencintai, ketika kamu di cintai jangan lupa untuk mencintai karena bertemu dengan seseorang yang tidak mencintai itu menyakitkan maka dari itu jangan menyakiti seseorang yang mencintai mu apabila kamu tidak mencintai nya maka ucap kan supaya orang tersebut tidak terlalu berharap di cintai balik oleh mu
karena menurut ku
'' LEBIH BAIK MENDAPATKAN SESEORANG YANG MENCINTAI KITA, DARI PADA MENCINTAI SESEORANG YANG KITA TIDAK TAHU CINTANYA UNTUK SIAPA''


Komentar