BATAS WAKTU SENJA

 

Dikala sore hari terlintas ingat kenangan bersama dirimu. Seseorang yang aku cintai paling dalam namun pergi meninggalkanku karena kesalahan yang ku perbuat, mungkin tidak akan ada lagi kata maaf yang terucap dalam idahnya bibirmu. Disini aku akan selalu mengingat momen kita bersama. Dalam keadaan suka maupun duka, bersama melawan deruh badai masalah. Namun pada akhirnya engkau menyerah, ketika berhadapan dengan egoku. Sungguh dalam kalimat yang aku tulis ini, ku ungkapkan rasa bersalahku yang amat paling dalam, dan rinduku pada dirimu seorang. Ingatkah kamu ditepi pantai itu kita bercanda-gurau, bermesra-mesraan berdua seakan dunia milik kita.


Aku selalu ingat aroma parfummu saat pertama kali kita bertemu, kala itu kau sangat cantik dengan baju dan kerudung yang menjutai diwajahmu, ketika melihat senyum dan sorot matamu yang sangat indah itu aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, cinta yang tak pernah aku rasakan sebelumnya, cinta yang membuat hatiku berwarna dan menjalani dunia dengan suka-cita.


Ingatkah kamu akan pantai ini tempat dimana aku mengungkapkan seluruh cintaku pada dirimu, kala itu aku hanya bisa memberi sebatang coklat dan setangkai bunga memang tidak seromantis kekasihmu sebelumnya namun aku tulus memberikan semua itu, ohhh sungguh kenangan yang tidak akan kulupakan begitu saja, ketika kepergianmu, aku banyak bertemu dengan orang baru, namun tak akan pernah bisa menggantikan sosokmu, sungguh ketika kamu pergi aku merasakan kehilangan yang amat dalam.


Kala rindu datang, aku selalu pergi ke pantai karena disana lah aku mendapatkan momen-momen seakan kita masih bersama, disela-sela lamunan itu terlintas kalimat di pikiranku


‘’ CINTA MERUPAKAN SEBUAH ANUGRAH YANG DI TITIPKAN OLEH TUHAN, AKU TIDAK TAHU SAMPAI KAPAN CINTA INI BERTAHAN DI HATIKU YANG AKU TAHU SELAGI CINTA INI MASIH ADA DIHATIKU MAU SEBERAPA BANYAK AKU BERTEMU ORANG BARU TETAP KAMU PEMENANG HATI INI’’


Masih terlintaskah dalam fikiranmu akan rencana-rencana kita?Semeru,Bandung dan Jogjakarta. Sialnya sebelum semua rencana itu terlalui bersama hubungan kita sudah terlebih dulu usai.


Jikalau pandang senja sore itu aku selalu teringat wajahmu yang indah itu, senyum dan sorot matamu itu seakan senja ini indah namun sesat terkadang senja ditutupi awan hitam namun aku selalu setia menunggu senja itu datang kembali.


Mungkin sekarang kamu berbahagia dengan pasangan barumu, terselip kabar bahwa kamu berencana menikah dengan priamu sekarang jikalau itu benar aku akan datang memenuhi undangan itu dengan perasaan bahagia katamu titik mencintai paling tinggi adalah melihat orang yang kita sayangi bahagia dengan pilihannya 


‘’ TERKADANG SENJA ITU MERAH MERONA SEAKAN IA MARAH, NAMUN TERKADANG SENJA ITU HITAM GELAP GULITA SEAKAN ENGGAN, NAMUN LANGIT TETAP MENERIMA SENJA ITU APA ADANYA ’’                                    

            Batas Waktu Senja 


Aku sudah berulang kali mencoba melupakanmu tetapi sial momen bersamamu selalu terngiang-ngiang di pikiranku seakan enggan untuk pergi, seandainya waktu bisa diputar kembali ingin rasanya mengulang momen itu.


Benar kata orang titik penyesalan paling tinggi adalah teringat momen bersama orang lama, aku tidak menyesal pernah mencintaimu sedalam ini namun yang aku sesalkan adalah egoku yang besar ini, karena bersamamu aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa harus meniru orang lain 


‘’ MOMEN BERSAMAMU SANGAT INDAH, NAMUN AKU BARU MENYADARI MOMEN ITU HANYA SEMENTARA YANG ABADI HANYA CINTA’’


Ketika aku mendengar kabar itu aku tidak pernah lagi datang kepantai itu , bukan aku ingin melupakan momen kita melainkan aku ingin merelakan momen itu hilang seiring turunnya senja, jika suatu saat nanti aku bisa berdamai dengan takdir ini aku akan mengajak orang baru kepantai ini untuk mengganti momen kita dengan orang yang kelak menjadi masa depanku.


‘’ ORANG MUNGKIN AKAN SETIA MENUNGGU SENJA ITU DATANG KEMBALI, NAMUN  ADA SEBAGIAN JUGA YANG SADAR BAHWA SENJA ITU HANYA BISA DINIKMATI TIDAK UNTUK DIMILIKI, DAN AKU SEKARANG ADA DI BAGIAN ORANG YANG SADAR BAHWA SENJA ITU DINIKMATI TIDAK UNTUK DIMILIKI’’ 


Untukmu aku ingin mengucapkan seribu kata maaf dan berkatmu juga aku akhirnya berpikir bahwa ego yang besar tidak baik dalam sebuah hubungan yang serius, aku sangat bersyukur bertemu kamu karena kamulah yang bisa membuatku berpikir untuk lebih dewasa.


Aku sekarang sadar yang aku inginkan bukan kembali kepadamu melainkan merelakanmu dengan pria yang akan kau nikahi itu, doa terbaik untuk dirimu dan pasanganmu itu dan aku akan mencoba merelakan momen-momen itu.



Batas Waktu Senja 

Komentar

Postingan Populer